Tips

7 Tips Aman Saat Liburan Bagi Anda Penderita Hipertensi

Bila Anda sudah didiagnosis dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi, Anda harus bisa menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Akan tetapi, ketika saatnya berlibur Anda mungkin jadi terlena dan lupa mengendalikan tekanan darah. Hati-hati, akibatnya bisa jadi fatal, lho.
Karena itu, Anda butuh trik-trik khusus supaya Anda bisa berlibur dengan aman dan nyaman. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya.

Apakah penderita tekanan darah tinggi boleh liburan?Punya tekanan darah tinggi bukan berarti Anda tidak boleh liburan, naik kapal, atau naik pesawat seperti orang-orang pada umumnya. Anda tetap bisa berlibur bersama keluarga dan sahabat, yang penting Anda sudah cek tekanan darah dulu sebelum berangkat.

Akan tetapi, sebaiknya Anda sudah berkonsultasi ke dokter kalau mau berlibur. Apalagi kalau Anda mau ke luar negeri atau ke tempat yang minim akses kesehatannya. Mungkin dokter akan menyesuaikan lagi resep obat Anda atau memberikan anjuran khusus yang harus Anda patuhi.
Menjaga tekanan darah agar tetap stabil saat liburan

1. Perhatikan pola makan!

Meskipun sedang liburan, Anda tetap harus menjaga pola makan. Hindari makanan dan minuman yang jadi pantangan tekanan darah tinggi. Misalnya makanan yang tinggi natrium (garam). Makan sedikit saja boleh, tapi jangan sampai kalap.

Supaya tetap bisa memonitor asupan natrium dalam sehari, catat makanan dan minuman apa saja yang sudah dikonsumsi pada hari itu.

2. Mengendalikan stres

Ketika berlibur, Anda akan menghadapi berbagai situasi asing dan kejadian-kejadian tak terduga yang mungkin bikin Anda stres. Misalnya terjebak macet parah atau kecopetan. Padahal stres berlebihan berisiko menyebabkan tekanan darah tinggi.

Masalahnya, ketika stres tubuh Anda melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Keduanya membuat jantung berdegup cepat dan pembuluh darah menyempit. Akibatnya tekanan darah pun bisa melonjak.

Bila Anda sudah mulai stres, sebaiknya kendalikan emosi dan pikiran dengan cara menarik napas dalam, fokus pada pemecahan masalah, dan cobalah untuk lebih banyak bersyukur.

3. Tetap minum obat secara teratur

Kalau dokter meresepkan obat untuk mengendalikan tekanan darah, minum sesuai jadwal dan dosis yang sudah ditentukan. Ingatlah untuk membawa obat-obatan tersebut ke mana pun Anda pergi saat liburan. Bila Anda bepergian dengan orang terdekat, Anda bisa minta diingatkan untuk minum obat sesuai jadwal.


4. Bawa kartu anggota asuransi

Selalu bawa kartu anggota asuransi (misalnya BPJS) di dompet atau tas. Ini supaya ketika ada kejadian yang tak diinginkan, Anda tetap siap sedia dengan asuransi. Untuk berjaga-jaga, Anda juga sebaiknya mencatat nomor anggota Anda di ponsel atau buku catatan kecil.


5. Beraktivitas fisik

Meskipun sedang liburan, Anda yang punya tekanan darah tinggi wajib tetap beraktivitas fisik. Pasalnya, kurang beraktivitas fisik bisa meningkatkan risiko tekanan darah naik. Selipkan kegiatan-kegiatan seru di tengah liburan. Misalnya jalan kaki mengitari pantai, hiking, naik sepeda, atau berenang.


Selain itu, kalau Anda kebetulan menginap di hotel yang menawarkan fasilitas pusat kebugaran gratis, sebaiknya manfaatkan untuk berolahraga.

6. Istirahat yang cukup

Pastikan Anda tidur cukup, minimal tujuh sampai sembilan jam sehari. Dengan istirahat cukup, Anda bisa menjaga gaya hidup sehat selama liburan. Tidak perlu minum kopi terlalu banyak supaya tetap segar.
Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat Anda lapar terus. Kalau sudah begitu, bisa saja kadar natrium dalam darah melonjak karena Anda makan lebih banyak.


7. Cek tekanan darahBila Anda liburan cukup lama, tak ada salahnya untuk rutin cek tekanan darah tiap hari. Kalau Anda punya tensimeter (alat cek tekanan darah) digital, Anda bisa membawanya saat berlibur. Anda juga bisa mengunjungi Puskesmas atau pusat kesehatan terdekat untuk mengecek tekanan darah Anda.

Leave a Comment