Home Pidie Lembah Istana Lingkok Kuwieng, Grand Canyonnya Aceh

Lembah Istana Lingkok Kuwieng, Grand Canyonnya Aceh

512
1
SHARE
Pasti kamu sudah tak asing lagi kan dengan pesona keindahan Grand Canyon di Arizona Amerika Serikat yang terkenal. Siapa sangka bahwa alam Aceh ternyata juga memiliki tempat wisata yang mirip dengan Grand Canyon tersebut. Meskipun tak seindah Grand Canyon, tempat wisata bernama Lingkok Kuwieng ini tetap saja memiliki daya tarik yang wajib untuk dikunjungi.
 
Lingkok Kuwieng merupakan sebuah lembah yang terbentuk secara alami di sisi sungai. Bertahtakan bebatuan cantik, yang terbuat dari proses alam selama ratusan tahun menjadikan sebuah fenomena unik yang sungguh menawan. Tempat wisata yang juga sering disebut Uruek Meuh dan juga Lembah Istana ini belakangan semakin populer dan ramai dikunjungi wisatawan.
Secara geografis, letak Lingkok Kuwieng ini berada pada Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Untuk mencapai lokasi tempat wisata ini, setidaknya wisatawan harus menempuh jarak 12 kilometer dari Kota Sigli. Perjalanan tersebut memakan waktu kurang lebih selama 30 menit saja. Awalnya, wisatawan memang dihadapkan dengan kondisi jalan yang baik dan teraspal mulus. Namun ketika tiba di wilayah perbukitan, jalanan ekstrim dan menantang pun telah menanti wisatawan.
 
Disarankan, bagi pengunjung yang hendak datang ke Lingkok Kuwieng ini menggunakan kendaraan bermotor yang prima seperti motor trail. Kendaraan ini sangat cocok, karena jalanan menuju lokasi yang masih berupa tanah dan banyak ditemukan bebatuan besar sehingga menyulitkan untuk dilalui. Tak jarang, wisatawan harus menaiki tanjakan ekstrim karena memang lokasi dari tempat wisata ini berada di perbukitan.
 
Mengingat ekstrimnya jalan yang harus ditempuh wisatawan, diharapkan bagi yang belum pernah berkunjung ke Lingkok Kuwieng ini menggunakan jasa pemandu dari warga setempat. Dengan menggunakan jasa guide, perjalanan wisatawan akan lebih terasa nyaman dan pastinya tidak akan takut untuk tersesat. Ada kalanya, pengunjung harus memarkirkan kendaraan dan meneruskan perjalanan ke lokasi wisata dengan berjalan kaki.

Pesona Lingkok Kuwieng

Perjalanan panjang yang menguras peluh serta keringat seakan terobati ketika wisatawan tiba di lokasi wisata. Akan tersaji sebuah fenomena alam unik, berupa lembah alami dengan aliran air sungai berwarna hijau yang bersumber dari pegunungan. Seketika, gemericik air mengundang wisatawan untuk segera menanggalkan pakaian dan menikmati segarnya air dengan menceburkan diri ke sungai.
 
Tebing-tebing batu yang berada di sisi sungai diprediksi merupakan bebatuan kars yang terkikis oleh aliran sungai selama ribuan tahun. Aliran air tersebut secara alami membuat semacam pola sungai di bebatuan kars, sehingga menghasilkan sebuah fenomena alam yang sangat indah. Bebatuan di Lingkok Kuwieng ini tersusun sangat rapi, seolah merupakan karya dari tangan-tangan trampil manusia.
Keindahan dari Lingkok Kuwieng ini semakin lengkap dengan suasana alam sekitar yang masih asri dan terjaga. Deretan pepohonan hijau, tumbuh subur mengitari sungai sehingga menciptakan udara sejuk dan pemandangan yang sedap untuk dipandang mata. Merupakan sebuah kombinasi warna yang cantik, dengan bebatuan berwarna coklat.
 
Di tempat ini wisatawan bisa sepuasnya menikmati segarnya air sungai dengan mandi atau berenang. Air sungai di tempat ini bersumber dari Pegunungan Seulawah, yang juga bisa disaksikan kemegahannya dari Lingkok Kuwieng. Selain menjadi tempat wisata, sungai ini merupakan sumber pengairan bagi sawah-sawah milik warga sekitar.
 
Aliran air sungai pun tenang dan cukup bersahabat bagi wisatawan yang hendak berenang dan mandi. Airnya pun cukup jernih, berwarna hijau dan tak jarang ditemukan dedaunan kering yang jatuh ke dalam sungai. Jika tak ingin berbasah-basahan, wisatawan pun bisa menikmati keindahan Lingkok Kuwieng dengan duduk santai sembari menikmati udara segar di pinggir sungai.
Pada Lingkok Kuwieng juga terdapat sebuah air terjun kecil yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Meskipun tak terlalu besar, air terjun ini juga menjadi fenomena tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Wisatawan bisa sepuasnya merasakan dinginnya air terjun, dan menikmati sensasi kucuran air terjun yang membasahi seluruh tubuh.

Fasilitas Lingkok Kuwieng

Sangat disayangkan keindahan tempat wisata Lingkok Kuwieng ini tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang ada. Masih sangat minim fasilitas yang bisa ditemukan wisatawan di lokasi, selain itu kondisi jalan untuk menuju tempat ini juga belum diperbaiki sehingga cukup menyulitkan bagi wisatawan. Untungnya, kini masyarakat sekitar berinisiatif untuk membuat jalur baru yang dapat digunakan kendaraan roda dua.
 
Di sekitar lokasi wisata masih belum ditemukan tempat parkir yang aman, toilet umum, serta masjid atau mushola untuk beribadah. Selain itu, wisatawan diharapkan untuk membawa bekal terlebih dahulu sebelum bertolak ke Lingkok Kuwieng, karena disini tidak terdapat penjual makanan atau minuman.

A post shared by Teuku Vedi. S.Psi (@teukuvedi) on

Tips Berwisata di Lingkok Kuwieng

•Pantaulah cuaca terlebih dahulu, dan jangan memaksa untuk datang ketika cuaca tak bersahabat.
•Sebaiknya bawa kendaraan roda dua, karena mobil tidak akan bisa melalui medan menuju ke Lingkok Kuwieng.
•Berhati-hatilah ketika menuju ke lokasi, karena jalan yang ekstrim dan menanjak.
•Bawalah perbekalan logistik seperti makanan dan minuman sebelum bertolak ke lokasi wisata.
•Jagalah kebersihan lokasi wisata, dan bawa pulang sampah agar tidak mengotori tempat wisata.
•Jagalah kelestarian tempat wisata, dan jangan mencorat coret dinding tebing.
•Berdoalah agar liburanmu berjalan sesuai rencana.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here