Pacuan Kuda Tradisional Gayo Jadi Incaran Penggemar Sport Tourism | Wisata Aceh

Pacuan kuda merupakan atraksi wisata unggulan dari dataran tinggi Aceh yang didiami oleh mayoritas Suku Gayo.

Dataran tinggi tersebut meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

Ketiga kabupaten tersebut merupakan `tiga bersaudara’ karena memiliki kesamaan geografis dan budaya.

Pacuan kuda merupakan ajang yang banyak dinanti-nanti, baik oleh warga lokal maupun kalangan wisawatan domestik.

Tak heran, pacuan kuda telah menjadi magnet tersendiri karena merupakan sport tourism.


Bentang alam yang mempesona dan terutama atraksi pacu kuda tradisional tanpa menggunakan pelana merupakan daya tarik yang sulit ditolak.

Tambahan lagi atraksi yang digelar dalam bentuk perlombaan ini lazim dimainkan oleh joki cilik.

Wuih!

Di `negeri seribu bukit’ itu pacu kuda atau yang dalam bahasa lokal disebut pacu kude biasanya digelar tiga kali dalam setahun.

Seperti awal tahun ini, pacuan kuda kembali digelar dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Bener Meriah ke-13.


Dikutip dari akun resmi instagram Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh @disbudpar_aceh pacuan kuda dalam rangka merayakan hari jadi Kabupaten Bener Meriah tersebut digelar mulai 9-15 Januari 2017, dan selanjutnya di Kota Takengon memperingati 17 Agustus.

Acara yang diselenggarakan selama sepekan itu dipusatkan di Lapangan Pacu Sengeda, Bener Meriah.

Menariknya pengunjung yang datang disajikan kopi arabica oleh barista.

Ya, dataran tinggi Gayo merupakan salah satu lumbung penghasil bijih kopi arabica terbaik di negeri ini.

Bahkan aromanya sudah sampai ke mancanegara lewat festival kopi yang kini menjadi agenda rutin event wisata di provinsi ujung barat Indonesia itu.

Nah! Selain HUT Kabupaten Bener Meriah, pacuan kuda tradisional juga rutin digelar pada peringatan hari jadi Kabupaten Aceh yang jatuh pada Bulan Februari dan HUT Indonesia saban Bulan Agustus.

Buat kamu yang gemar sport tourism, dataran tinggi Gayo menjanjikan pengalaman berkesan untuk dikenang.

Yuk! Jadikan dataran tinggi Gayo sebagai tujuan traveling mu.

A post shared by ACEHVIDEO.TV (@acehvideo) on

sumber : Tribunnews.com

Leave a Comment