Home Deals Paket Wisata Gayo Coffee Trail

Paket Wisata Gayo Coffee Trail

835
0
SHARE

 

PAKET WISATA KEBUN KOPI (Gayo Coffee Trail)

Kebun Kopi Gayo Takengon

Kopi Arabika Gayo (Coffee Arabica) merupakan komoditi perkebunan utama di Dataran Tinggi Gayo, di kawasan yang meliputi 2 kabupaten yaitu Aceh Tengah dan Bener Meriah, terdapat hamparan kebun kopi rakyat seluas hampir 100.000 hektar. Menurut sejarahnya, kopi arabika yang berkembang di dataran tinggi berhawa sejuk ini mulai dikembangkan sejak tahun 1908 yang lalu, dibawa oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda untuk ditanaman di daerah berketinggian rata-rata 1.200 mdpl ini. Tapi kopi arabika Gayo mulai berkembang secara luas sejak tahun 1950an, dimana permintaan pasar dunia akan kopi arabika mulai meningkat, ini yang kemudian membangkitkan minat para petani Gayo untuk menanam komoditi ini.

Kopi arabika tidak hanya ditanam oleh petani di Dataran Tinggi Gayo tapi juga ditanam oleh petani di Sidikalang dan Mandailing (Sumatera Utara), Toraja (Sulawesi Selatan), Bondowoso (Jawa Timur), dan belakangan juga mulai dibudidayakan di beberapa daerah di Jawa Barat. Namun demikian, dari segi aroma, rasa dan kualitas, kopi Gayo sudah diakui oleh dunia sebagai kopi arabika terbaik, gahkan harganya di pasar kopi dunia, jauh diatas kopi arabika dari daerah lain bahkan dari Negara-negara penghasil kopi seperti Brazil dan Vietnam. Keunggulan kopi Gayo, selain dari kualitas juga karena kopi dari dataran tinggi ini sudah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) dan memiliki spesifikasi aroma dan rasa yang tidak dimiliki oleh kopi dari darah lainnya.

Wisata Aceh bekerjasama dengan Kebun Galeri Kopi Indonesia berada di Pegasing Aceh Tengah yang dimiliki dan dikelola oleh rakyat, menjadi agrowisata di Takengon pertama di bidang kopi yang dikembangkan oleh warga kampung. Sebagian besar jenis kopi yang ditanam di sana adalah kopi arabika.

Wisata Kebun Kopi
Wisata GAYO COFFEE TRAIL di TAKENGON diawali dengan tur kebun kopi. Berjalan kaki di kebun kopi sangat menyenangkan. Kita akan diajak menjelajah kebun untuk mengenal seperti apa pohon kopi, mengamati batangnya, daunnya, bunganya, dan buahnya.
Seringkali orang sudah bertahun-tahun hobi meminum kopi, tapi realitanya kebanyakan orang belum pernah melihat seperti apa pohon kopi di alam. Tak heran tur berkeliling kebun kopi akan menjadi pengalaman menyenangkan, lengkap dengan berfoto atau berselfie bersama pohon kopi.
Sangrai Kopi Tradisional
 
Puas menjelajahi kebun kopi, aktifitas selanjutnya adalah belajar memproses kopi. Kita akan menjajal proses mengolah biji kopi mentah menjadi kopi matang dengan aktifitas sangrai kopi tradisional.
 
Proses sangrai kopi tradisional ini menggunakan alat-alat sederhana wajan dari tembikar dan tungku dengan bahan bakar kayu bakar, seperti halnya yang dilakukan orang-orang kampung. Kita akan diajari bagaimana cara sangrai kopi tradisional yang benar.
Menyangrai kopi ada seninya. Bagaimana dalam waktu 12-15 menit proses sangrai ini biji kopi harus terus diaduk, dibolak-balik menggunakan sutil (spatula), tidak boleh berhenti. Saat biji kopi menjelang matang, pengadukan membolak-balikkan biji kopi di wajan harus semakin cepat.
 
Kopi Karya Sendiri
Saat menyangrai kopi, bila kopi sudah matang, akan terlihat warna biji kopi gelap merata, dengan aroma yang kuat. Saat sudah matang, kopi harus segera diambil dari wajan, dipindahkan ke tampah, didinginkan dengan cepat dengan menampi dan mengipasinya.
 
Langkah selanjutnya adalah menumbuk biji kopi sampai menjadi bubuk kopi dengan lumpang, alat tumbuk kopi tradisional. Setelah ditumbuk bubuk kopi disaring dengan ayakan kopi untuk memilahkan antara bubuk kopi yang halus dan kasar.
 
Setelah menjadi bubuk, berarti kopi sudah siap seduh. Hidupkan kompor, masak air, seduh kopi di cangkir, tambahkan gula sesuai selera, dan nikmatilah kopi karya kita sendiri, yang kita olah dengan tangan kita sendiri, mulai dari menyangrainya sampai menyeduhnya.
 
Berminat mencoba melakukan sebuah perjalanan untuk membuat secangkir kopi karya kita sendiri…? Silahkan order sekarang juga Paket Wisata Gayo Coffee Trail di Galeri Kopi Indonesia, Desa Kayu Kul, Kecamatan Pegasing, Takengon Kab, Aceh Tengah yang wajib dikunjungi

Coffee Education Package

ITINERARY

  • 00 – Metting point di AlGarabi Desa Teritit
  • 15 – Melakukan perjalanan menuju Kebun Galeri Kopi Indonesia
  • 00 – Tour kebun kopi didampingi ahli budidaya kopi.
  • 30 – Perjalanan Menuju Ara Kopi untuk kemudian mempelajari Proses Pasca Panen kopi.
  • 15 – Coffee Roastery dan penjelasan tentang level roasting kopi.
  • 45 — Sangrai Kopi secara Tradisional, kemudian Seduh Kopi Dan Menikmati Kopi Buatan Sendiri sambil dimentori teknik Barista Manual Brewing oleh Duta Kopi Gayo.
  • 30 – End Tour
    (*) jam kegiatan tour bisa menyesuaikan keinginan tamu (pagi, siang, sore) 

KETERANGAN

INCLUDE:

  • Dokumentasi
  • Guide tour, Tutor sangrai kopi, tutor budidaya kopi, tutor proses pasca panen, Tutor Barista Manual Brew.
  • Kopi gratis Drip V60 di Oz Coffee sekaligus penjelasan rasa kopi.
  • Air mineral 1x

EXCLUDE:

  • Transportasi
  • Asuransi perjalanan
  • Biaya tambahanyang tidak include paket wisata
  • Biaya keperluan pribadi (Telpon, SMS, internet, dll)
  • Tipping untuk guide dan sopir.

CATATAN:

  • Tanggal tour konfirmasi terlebih dahulu
  • Pembayaran DP minimal 25% sebelum keberangkatan
  • Pelunasan dilakukan saat meeting point

Paket Mini Coffee Trail : 2200K/Grup (Min* 5-10 Orang)

Paket Study Coffee Trail : 3300K/Grup (Min* 10-25 Orang)

 

Oleh Oleh Kopi Gayo 1 Pack Specialty coffee isi 250 gram Rp.70.000 (Opsional)

Kaos kopi gayo Rp: 110.000/kaos (Opsional)

NB:

  1. Oleh oleh kopi dan Kaos Kopi Adalah Opsinonal, boleh di order boleh tidak.
  2. Pemesanan Kaos dan Oleh Oleh dikonfirmasi 4 hari sebelum Tour dimulai.

Telp/WA : 08116825553
Email : wisataaceh,info@gmail.com
FB : @wisataacehID
IG : @wisataaceh
Website : www.wisataaceh.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here